• 26

    Dec

    Semangat Nasionalisme di Peresmian Rumah Baca ke 14 KKAB

    Sumber Foto : kkab.org Selama menjadi aktivis di Komunitas Kami Anak Bangsa (KKAB), saya selalu menyempatkan diri untuk menghadiri peresmian Rumah Baca Indonesia (RBI) yang merupakan program rutin KKAB dan didirikan di setiap daerah di seluruh Indonesia. Sudah ada 13 RBI yang didirikan oleh KKAB. Dan Tanggal 15 Dsember 2013 lalu, didirkan RBI ke 14 di Desa Siraman Wonosari Gunungkidul Jogjakarta. Dengan dukungan donatur dari Hanafi Rais. Sudah ciri khas KKAB, jika melakukan aksi nyata dalam berkarya untuk bangsa, selalu mengedepankan kebersamaan dan toleransi. Sesuai missinya yang mengusung perbedaan dan keberagaman menjadi suatu anugerah. Seperti peresmian RBI sebelumnya yang pernah dilaksanakan di Pesantren, ashram dan kali ini di Pusdiklat Budhayana, KKAB benar-benar memupuk konsep
  • 1

    Aug

    Hadirkan Sejuta Senyum Untuk Mereka

    Berbagi bersama Dommpet Dhuafa kepada perwakilan dari 1000 Janda Kepadatan jalanan ibu kota yang sedang mengular tak menggentarkan saya untuk hadir di acara berbagi bersama Dompet Dhuafa di Grand Indonesia East Mall Main Atrium. Setelah membelah kemacetan, saya bersyukur sampai tujuan sebelum acara dimulai. Dimana saya ikut mengisi acara Talkshow bertema Single Mothers are Super Moms Bersama Ibu Leila Sari dan Tika Bisono Disana hadir juga sebagai pembicara bersama saya, Ibu Leila Sari dan Tika Bisono, untuk memberi semangat dan sharing hal bermanfaat kepada puluhan Janda Dhuafa yang hadir disana. Terharu saya melihat beberapa profil Janda yang ditampilkan pada slide, perjuangannya dalam menghidupi anak-anaknya seorang diri dan menghadapi berbagai tantangan hidup dalam keterb
  • 26

    Jul

    Rayakan Hari Anak Nasional di TPA Bantar Gebang Bekasi

    Kehangatan yang menyenangkan Memberi Sambutan Senang sekali saya bisa melakukan kebersamaan dengan anak-anak dari kaum marginal, di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang Bekasi pada 25 Juli 2013. Disana ada sekitar 500 anak dan kaum dhuafa yang tinggal di lingkungan setempat, ikut bersama merayakan Hari Anak Nasional (HAN) sambil berbuka puasa bersama. Bersama perwakilan dari anak-anak lingkungan TPA Bantar Gebang dan Kak Seto serta Teman-teman Komnas Anak Dalam peringatan HAN yang dilaksanakan bersama teman-teman dari Komnas Anak di TPA Bantar Gebang ini, bertujuan ingin memberikan sebuah contoh bagaimana cara memperingati HAN yang baik dan benar dalam memperingati Hari Anak Nasional. Diantaranya, tidak membatasi keterlibatan kaum marginal atau pinggiran. Karena
  • 12

    Apr

    Rumah Baca Indonesia ke 6 Hadir di Bali

    Bersama Pelajar, Mahasiswa dan Komunitas di Klungkung Tiba di Kabupaten Klungkung, Bali. Aura kedamaian menyelimuti kesejukan disekitar Ashram Puri Gandhi. Sebuah asrama para mahasiswa terpilih di Bali. Didirikan oleh Gus Indra, seorang Pendeta Hindu asal Indonesia tetapi sudah punya reputasi Internasional. Suasana damai disana, dibalut pula dengan keramahan warga Klungkung yang hadir. Seperti, Pelajar dari SMA I Dawan, SMA I Klungkung, SMA 2 Klungkung (Selat) dan SMK 5 Denpasar. Lalu ada Mahasiswa Universitas Hndu, Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar (IHDN), Universitas Udayana. Hadir juga disana beberapa komunitas, HMI, BMII dan Dewan Pers Raman. Saya dan Komunitas Kami Anak Bangsa (KKAB) berada disana, untuk meresmikan Rumah Baca Indonesia yang ke 6. KKAB adalah sekumpul
  • 20

    Feb

    Perlindungan Hak Anak dalam Segala Aspek

    Anak-anak adalah merupakan tumpuan harapan bangsa di masa yang akan datang, anak diberi perbekalan ilmu dan bimbingan bagi hidupnya sampai kelak di masa depan. Dalam segala aspek patut diberi perhatian, jangan mentang-mentang masih anak-anak lantas para orangtua dan orang dewasa menjadi semena-mena dalam memperlakukan anak. Dalam pertemuan kemarin 19 Februari 2013 dengan pemprov, komnas anak, DPRD dan dinas-dinas terkait. Seperti pendidikan, sosial, kesehatan dan tenaga kerja, membahas segala aspek tentang hak anak. Harus ada langkah konkret untuk meminimalisir pelanggaran hak anak dimanapun. Maraknya kejahatan seksual pada anak akhir-akhir ini, membuat penanganan ekstra terhadap korban harus ditingkatkan. Selain pemulihan jiwa pada anak yang menjadi korban. Juga pihak rumahsa
  • 8

    Feb

    Gembira Bersama Anak-anak TPA Bantar Gebang Bekasi

    Gembira bersama Betapa rasa gembira itu menyeruak dengan derasnya dari dasar hati saya yang paling dalam. Kala menyaksikan anak-anak yang polos di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Bantar Gebang begitu menikmati kebersamaan sambil bernyanyi dan main tebak-tebakan. Tanggal 07 Februari 2013 kemarin, saya bersama teman-teman dari komnas perlindungan anak, bergembira bersama di sebuah masjid Yayasan Dinamika Indonesia, sebuah yayasan untuk layanan pendidikan khusus anak-anak yang ada di lokasi , Jl. Pangkalan 5 RT 01 RW 05, Ciketing udik, TPA Bantar Gebang Bekasi. Lebih kurang 500 anak ikut bergembira ria, Kak Henny dan Kak Seto Mulyadi ikut menghibur dengan dongeng dan nyanyian. Saya sendiri memberikan tebak binatang dan penjumlahan angka. Suasana benar-benar larut dalam kebersamaa
  • 26

    Jan

    Kepedulian Terhadap Korban Banjir Adalah Tanggungjawab Bersama

    Beberapa waktu lalu, Jakarta di guyur hujan yang tiada henti. Membuat sejumlah kecamatan terendam banjir dalam waktu yang lama. Banyak masyarakat setempat yang membutuhkan bantuan pakaian, makanan, obat-obatan dan pakaian dalam serta perlengkapan bayi dan balita. Tak cukup hanya dukungan moral, perlu aksi nyata dalam membantu kebutuhan mereka saat banjir masih menggenangi tempat tinggal mereka. Karena pada umumnya mereka kesusahan untuk memperoleh makanan serta pakaian bersih. Masyarakat yang berada di pengungsian walau sudah di evakuasi dari lokasi banjir, tentu saja masih memerlukan berbagai bahan bantuan. Maka masalah ini adalah tanggungjawab kita bersama sebagai sesama manusia dan sebagai bangsa yang punya empaty. Jakarta yang dulu masih punya banyak lahan terbuka hijau,
  • 24

    Dec

    Anak Jalanan

    Salah satu fenomena sosial di perkotaan yang belakangan ini semakin nyata, adalah masalah Anak-anak Jalanan. Dari pengalaman penelitian tentang Anak Jalanan di Jakarta, memperlihatkan mereka perlu mendapat perhatian yang sangat serius. Hakekatnya persoalan mereka bukanlah kemiskinan belaka, melainkan juga eksploitasi, manipulasi, ketidak-konsistenan terhadap cara-cara pertolongan baik oleh mereka sendiri maupun pihak lain yang menaruh perhatian terhadap Anak Jalan. Anak Jalanan belakangan ini menjadi suatu fenomena sosial yang sangat penting dalam kehidupan kota besar. Kehadiran mereka seringkali dianggap sebagai cermin kemiskinan kota, atau suatu kegagalan adaptasi kelompok orang tersebut terhadap kehidupan dinamis kota besar. Pemahaman tentang karakteristik kehidupan mereka, seperti ap
-

Author

Follow Me