Rayakan Hari Anak Nasional di TPA Bantar Gebang Bekasi

26 Jul 2013

Kehangatan yang menyenangkan

Kehangatan yang menyenangkan

Memberi Sambutan

Memberi Sambutan

Senang sekali saya bisa melakukan kebersamaan dengan anak-anak dari kaum marginal, di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang Bekasi pada 25 Juli 2013. Disana ada sekitar 500 anak dan kaum dhuafa yang tinggal di lingkungan setempat, ikut bersama merayakan Hari Anak Nasional (HAN) sambil berbuka puasa bersama.

Bersama perwakilan dari anak-anak lingkungan TPA Bantar Gebang dan Kak Seto serta Teman-teman Komnas Anak

Bersama perwakilan dari anak-anak lingkungan TPA Bantar Gebang dan Kak Seto serta Teman-teman Komnas Anak

Dalam peringatan HAN yang dilaksanakan bersama teman-teman dari Komnas Anak di TPA Bantar Gebang ini, bertujuan ingin memberikan sebuah contoh bagaimana cara memperingati HAN yang baik dan benar dalam memperingati Hari Anak Nasional. Diantaranya, tidak membatasi keterlibatan kaum marginal atau pinggiran. Karena anak-anak Indonesia dimanapun berada adalah tulang punggung terhadap masa depan bangsa. Maka harus diperhatikan lebih fokus lagi kebutuhan dan hak-haknya yang utama.

Seperti pengamatan saya, selama ini persoalan-persoalan anak-anak Indonesia masih banyak yang belum terpecahkan.Seperti anak-anak dari keluarga miskin, anak jalanan, pekerja anak yang dalam posisi membahayakan, anak kurang gizi, anak pemulung, anak korban perceraian, anak yang mengalami keterlibatan konflik hukum yang tak memperoleh perlindungan. Membuat semua pihak harus kerja keras merealisasikan jawaban dan tindakan nyata untuk memperbaiki nasib mereka.

Bersama teman-teman Komnas Anak di HAN 2013 ini, kami ingin mengetuk para pemangku kepentingan serta semua pihak agar ada tindakan nyata dalam membuat program yang bisa membuahkan solusi terkait perlindungan anak dari segala aspek kehidupannya. Apalagi dalam moment Hari Anak Nasional ini, jangan sampai yang dapat memperingati acara ini hanya segelintir anak-anak saja yang dilaksanakan didalam gedung mewah tanpa memberi kesempatan kepada para kaum marginal untuk ikut terlibat. Mereka juga sama, punya keinginan dan berhak diperlakukan sama dengan anak-anak dari keluarga mampu.

Selama ini acara HAN hanya diperingati sebagai seremonial saja yang tak membekas, apalagi untuk memperoleh jawaban atas semua permasalahan anak-anak Indonesia yang sedang dihadapi. Jadi peringatan HAN harus bisa mencerminkan berbagai kebutuhan anak secara keseluruhan. Bahkan untuk sebuah acara pun harus dibuat konsep yang pada tempatnya. Tidak kaku, tidak protokoler, apalagi hanya berperan sebagai penyambut tamu dan pejabat. Padahal HAN adalah hari istimewa mereka yang harus diperlakukan fair. Jangan mentang-mentang anak, jadi tidak dianggap penting.

Betapa hangatnya acara yang digelar dari pukul 16.00 sampai 18.00 ini, saya begitu larut dalam kegembiraan semua anak yang hadir. Kami menari, menyanyi dan bercanda. Acara tambah meriah saat Kak Seto dari Komnas Anak memberikan hiburan berupa nyanyian dan sulap. Anak-anak bersorak dan berteriak riang begitu melihat Kak Seto Sulap. Keceriaan bertambah dengan selingan lagu-lagu riang khas anak-anak yang dibawakan oleh Kak Henny yang juga teman dari Komnas Anak.

Menjelang buka puasa bersama, kami bernyanyi dan bershalawat nabi. Tak lama terdengar adzan maghrib, doa bersama dilantunkan. Menikmati takjil dan shalat berjamaah. Setelah itu kamipun menyantap hidangan yang telah disediakan bersama. Sungguh nikmat dan membahagiakan.

Dengan semangat Hari Anak Nasional 2013 ini, semoga segala harapan demi perbaikan anak-anak Indonesia dari segi perlindungan dan pemenuhan kebutuhannya didapatkan solusinya. Mulai dari jaminan kesehatan, pendidikan, keamanan, terhindar dari kekerasan, peroleh limpahan kasih sayang dari orangtua dan dari lingkungan sekitarnya. Mari kita awali bersama untuk merealisasikan terciptanya generasi yang berkualitas dari anak-anak Indonesia. Dengan berbagai cara yang dapat kita kontribusikan. Karena masa depan bangsa akan menjadi tanggungan anak cucu kita dimasa datang. Mereka harus dibekali berbagai hal demi masa depan mereka juga masa depan Bangsa Indonesia.


TAGS TPA Bantar Gebang Hari Anak Nasional


-

Author

Follow Me