Tragedi Kemanusiaan Terhadap Bayi Dera

18 Feb 2013

KJS (Kartu Jakarta Sehat) yang sudah menjadi fasilitas kesehatan bagi masyarakat DKI, seharusnya sudah dapat membantu dan meringankan seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkannya tanpa kendala. Mengingat fasilitas KJS sangat bermanfaat khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Namun ironis, KJS kurang memberikan kemudahan bagi Lisa Darawati seorang ibu dari Bayi Dera Nur Anggraini yang meninggal di sebabkan kurang penanganan dan pelayanan fasilitas untuk perawatan, di Rumah sakit yang di rujuk sebagai perawatan lanjutan.

Ketika saya melakukan klarifikasi dari rumah sakit Zahirah, dengan kapasitas saya sebagai wakil rakyat. Ternyata menurut Direktur utamanya, dr. Andi Erlina MARS. Sudah melakukan prosedur yang benar dengan merujuk ke rumah sakit yang lebih tinggi kelasnya. Seperti, Rumah sakit Cipto Mangunkusumo, RS Fatmawati, RS Harapan Kita, RS harapan Bunda, RS St Carolus. Karena fasilitas NICU ada di sana.

Namun sayangnya, masih ada rumah sakit yang melakukan penolakan terhadap masyarakat kurang mampu, padahal rumah sakit milik pemerintah wajib menerima pasien. Karena pemprov sudah menanggung biayanya.

Meninggalnya seorang bayi karena ditolak dirawat rumah sakit adalah tragedi kemanusiaan. Apabila benar faktanya demikian,Pemerintah Provinsi harus menindak tegas rumah sakit-rumah sakit, bila perlu dengan mencabut izinnya.

Sedangkan ibu bayi, Lisa Darawati yang saya kunjungi di rumahnya di kawasan Jati Padang Jakarta Selatan, memang selama masa kehamilan kurang persiapan, Lisa sempat melakukan kontrol kehamilan setelah usia kehamilan 5 bulan.

Kesimpulannya, kejadian tersebut bisa terjadi karena kurangnya koordinasi pemerintah pusat dengan pihak terkait dalam sosalisasikan program KJS kepada masyarakat. Sehingga masarakat dapat memahami prosedr birokrasi menggunakan KJS. Ada baiknya memang KJS ini lebih di evaluasi lagi dalam hal; Penambaan fasilitas rumah sakit untuk kelas 3 dan birokrasi lebih di permudah lagi. Agar masyarakat dapat maksimal menggunakan Kartu Jakarta Sehat ini.

Karena masarakat yang paham akan proram KJS akan meminimalisir kasus yang trjadi pada Bayi Dera Nur Anggraini. Yang mana keluarganya meskipun memiliki Karu Jakarta Sehat, tetapi tak mendapatkan pelayanan kesehatan yang di harapkan.

Kartu Jakarta Sehat merupakan program jaminan kesehatan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di era Gubernur Jokowi. Jokowi sendiri mengadopsi program serupa yang pernah dia terapkan di Solo sewaktu menjabat sebagai walikota.

Peristiwa penolakan berujung meninggalnya calon pasien menjadi ujian bagi pemerintahan era Jokowi. Ternyata masih ada penolakan dari pihak rumah sakit pada masyarakat yang membutuhkan perawatan.


TAGS


-

Author

Follow Me