Kepedulian Terhadap Korban Banjir Adalah Tanggungjawab Bersama

26 Jan 2013

Beberapa waktu lalu, Jakarta di guyur hujan yang tiada henti. Membuat sejumlah kecamatan terendam banjir dalam waktu yang lama. Banyak masyarakat setempat yang membutuhkan bantuan pakaian, makanan, obat-obatan dan pakaian dalam serta perlengkapan bayi dan balita.

Tak cukup hanya dukungan moral, perlu aksi nyata dalam membantu kebutuhan mereka saat banjir masih menggenangi tempat tinggal mereka. Karena pada umumnya mereka kesusahan untuk memperoleh makanan serta pakaian bersih.

Masyarakat yang berada di pengungsian walau sudah di evakuasi dari lokasi banjir, tentu saja masih memerlukan berbagai bahan bantuan. Maka masalah ini adalah tanggungjawab kita bersama sebagai sesama manusia dan sebagai bangsa yang punya empaty.

Jakarta yang dulu masih punya banyak lahan terbuka hijau, kini sebagian besar sudah beralih fungsi menjadi pusat perbelanjaan, villa dan bangunan-bangunan yang membuat hawa menjadi panas. Menjadikan Jakarta tak mempunyai banyak resapan air lagi. Dahulu Jakarta mempunyai banyak danau dan situ. Yang tersisa sekarang pun fungsinya tidak memadai karena danau dan situ kurang terpelihara. Di sana banyak di tumbuhi eceng gondok dan di banjiri sampah. Sehingga membuat danau dan situ tersebut mengalami pendangkalan.

Semua ini perlu upaya bersama antara masyarakat dan pemerintah dalam mencegah terjadinya banjir. Tanpa kerjasama dan ikut bersama ambil tindakan tentu tidak akan berjalan dalam memecahkan solusi banjir ini.

Di mulai pada Hari Jumat Tanggal 18 Januari 2013, saya beserta tim relawan mengunjungi beberapa titik daerah banjir Jakarta. Merupakan kepuasan tersendiri bagi saya saat bisa berbagi dengan mereka secara langsung. Di harapkan semua pihak dapat tergerak untuk memberikan bantuan secara moril maupun materil kepada para korban banjir yang sedang membutuhkan.

Melihat kondisi tempat tinggal di beberapa titik lokasi banjir yang saya kunjungi sangat memprihatinkan, di daerah Mampang, Pondok Pinang dan Plumpung tinggi air mencapai setinggi pinggang orang dewasa. Bukan hal mustahil jika penyakit akan mudah hinggap. Apalagi di sana banyak anak-anak.

Berikut hasil dokumentasi saya ketika berkunjung ke sana :

Penyerahan bantuan kepada masyarakat korban banjir Pondok Pinang Jakarta

Penyerahan bantuan kepada masyarakat korban banjir Pondok Pinang Jakarta

Penyerahan bantuan pada korban banjir di Mampang

Penyerahan bantuan untuk masyarakat korban banjir di Mampang

Kebersamaan yang Indah dengan anak-anak di lokasi banjir Pondok Pinang Jakarta

Kebersamaan yang Indah dengan anak-anak di lokasi banjir Pondok Pinang Jakarta

Di jalan Wijaya I Gg Langgar Petogogan Jakarta Selatan

Di jalan Wijaya I Gg Langgar Petogogan Jakarta Selatan

Bantuan pada masyarakat korban banjir tak cukup hanya bantuan materi. Kondisi kejiwaan khususnya pada anak-anak perlu penanganan khusus. Untuk memulihkan jiwanya yang merasa terancam ketika banjir melanda. Keceriaan anak-anak yang sempat terenggut harus segera di pulihkan dengan cara menghibur mereka. Menghibur untuk menyulutkan lagi semangatnya juga menumbuhkan harapan kembali. Pemulihan bisa dengan cara bermain bersama serta memberikan cerita bernada ceria, optimis dan inspiratif. Dengan gaya bahasa yang mudah di cerna oleh anak-anak.

Trauma Healing untuk anak-anak korban banjir di Plumpung Jakarta Utara

Trauma Healing untuk anak-anak korban banjir di Plumpung Jakarta Utara

Pada Hari Rabu, Tanggal 23 januari 2013, saya, Kak Seto beserta satgas perlindungan anak ikut serta dalam melakukan terapi Trauma Healing pada anak-anak korban banjir di Rawa Badak, Plumpung Jakarta Utara.

Dengan Trauma Healing ini, keceriaan anak-anak dengan mudah dapat di kembalikan. Memberi semangat lagi tentang harapan-harapan di masa datang.


TAGS


-

Author

Follow Me